TANGGAMUS — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tanggamus terus memperkuat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperketat monitoring dan evaluasi (monev) terhadap cabang olahraga (cabor) yang diproyeksikan menjadi andalan kontingen Tanggamus.
Tim Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Tanggamus yang terdiri dari Ishak dan Simon turun langsung melakukan monev terhadap empat cabor, yakni Dance Sport/IODI, Atletik, Sepak Takraw dan Taekwondo, Jumat (28/8/2026).
Monev dilakukan untuk memetakan kondisi terkini masing-masing cabor, mulai dari jumlah atlet, pelatih dan official, program Training Center (TC), peluang perolehan medali hingga kebutuhan peralatan dan anggaran menjelang pelaksanaan Porprov X Lampung di Bandar Lampung.
Cabor Dance Sport/IODI menjadi cabor pertama yang dievaluasi. Monev berlangsung di Aula Kantor Camat Talang Padang. Dari hasil evaluasi, terdapat enam atlet, dua pelatih dan dua official yang disiapkan untuk menghadapi Porprov.
Dance Sport/IODI menargetkan tujuh medali emas, tujuh perak dan tujuh perunggu, dengan ambisi menembus posisi dua besar. Program TC yang saat ini berlangsung dua kali dalam sepekan akan ditingkatkan menjadi tiga kali dalam sepekan menjelang pertandingan.
Selanjutnya, evaluasi dilakukan terhadap cabor Atletik di Lapangan Kecamatan Pulau Panggung. Sebanyak 20 atlet dipersiapkan dengan dukungan tiga pelatih.
Atletik Tanggamus membidik empat medali emas, empat perak dan dua perunggu. Untuk meningkatkan kesiapan atlet, intensitas latihan yang sebelumnya dua kali dalam sepekan direncanakan menjadi setiap hari menjelang Porprov.
Selain program latihan, cabor Atletik juga membutuhkan dukungan fasilitas latihan dan uji coba venue, termasuk perlengkapan seperti tolak peluru, cakram, lembing, matras, papan skor serta gawang lompat.
Monev kemudian dilanjutkan ke cabor Sepak Takraw di Resi Gudang Dinas Koperindag Kecamatan Pulau Panggung. Cabor ini menyiapkan 12 atlet, empat pelatih dan dua official.
Sepak Takraw memasang target dua medali emas dan dua perak, sekaligus membidik posisi juara umum kedua. Peluang emas diproyeksikan dari nomor kuadran putra dan double tim putra.
Untuk mematangkan kemampuan atlet, TC saat ini dilaksanakan tiga kali dalam sepekan dan akan ditingkatkan menjadi setiap hari menjelang Porprov. Tim juga merencanakan mengikuti UNJ Cup di Jakarta pada September 2026 dan Liga Sepak Takraw di Jakarta pada Oktober 2026 sebagai bagian dari persiapan dan uji kemampuan.
Sementara itu, cabor terakhir yang dimonev adalah Taekwondo di Balai Pekon Talang Padang.
Hasil evaluasi mencatat terdapat12 atlet, tiga pelatih dan satu official. Taekwondo Tanggamus menargetkan masuk sembilan besar dari 15 kabupaten/kota, dengan sasaran dua emas, satu perak dan tiga perunggu.
Program TC dilaksanakan tiga kali dalam sepekan dan akan terus dimaksimalkan menjelang Porprov. Taekwondo juga membutuhkan dukungan untuk pelaksanaan TC, tryout maupun try in ke Bandar Lampung, serta pengadaan perangkat pertandingan digital, baju tanding dan peningkatan lisensi pelatih.
Anggota Tim Binpres KONI Tanggamus, Ishak, mengatakan monev dilakukan sebagai langkah untuk memastikan setiap cabor memiliki perencanaan yang jelas dan realistis sebelum memasuki persaingan Porprov.
“Monev ini penting untuk melihat secara langsung kesiapan atlet, pelatih, program latihan, target medali dan kebutuhan masing-masing cabor. Dari hasil ini, kita bisa mengetahui apa saja yang harus segera dibenahi sebelum Porprov berlangsung,” ujar Ishak.
Ia menegaskan, KONI Tanggamus ingin seluruh cabor tidak hanya berorientasi pada target medali, tetapi juga memiliki program pembinaan yang terukur dan berkelanjutan.
“Kita ingin persiapan dilakukan secara serius. Atlet harus fokus latihan, pelatih harus memiliki program yang jelas, dan kebutuhan yang sifatnya prioritas harus segera dipetakan. Target kita tentu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi Tanggamus pada Porprov X Lampung,” katanya.
Ishak juga menyampaikan usulan pemberian bonus prestasi pada 2027 sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan atlet yang berhasil mengharumkan nama Tanggamus. Salah satu skema yang diusulkan yakni bonus sebesar Rp20 juta bagi atlet peraih medali emas perorangan.
Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi atlet untuk berjuang maksimal sekaligus menjaga semangat pembinaan olahraga di Kabupaten Tanggamus.
Hasil monev empat cabor tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi KONI Tanggamus untuk menentukan langkah lanjutan, khususnya terkait program TC, kebutuhan peralatan, tryout, kesiapan atlet dan strategi pencapaian target medali.
Dengan persiapan yang semakin dimatangkan, KONI Tanggamus berharap kontingen daerah mampu tampil optimal dan memberikan hasil terbaik pada Porprov X Lampung 2026.(defi)












