Lampung Barat– Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kembali menyalurkan program seragam sekolah gratis bagi pelajar siswa/siswi baru tingkat SD/SMP dan SMP/MTs sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pemerataan akses dan keberlanjutan pendidikan di Bumi Beguai Jejama Sai Betik.
Penyaluran program tersebut secara resmi dilakukan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, bersamaan dengan pembukaan Festival Kreasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) se-Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Aji Saka, Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon Waras, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Senin (31/8/2026).
Pada tahap awal, sebanyak 1.998 siswa di Kecamatan Balik Bukit menerima bantuan tersebut. Jumlah itu terdiri dari 996 siswa laki-laki dan 1.002 siswi perempuan.
Masing-masing penerima mendapatkan tiga stel seragam sekolah yang terdiri dari Merah Putih/Putih Biru, Pramuka, dan Batik serta satu pak atau 10 buah buku tulis.
Bupati Parosil mengatakan, program seragam gratis tersebut bukanlah program baru. Kebijakan itu sudah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat pada periode pertama kepemimpinannya 2017-2022 dan kini kembali dihadirkan di periode kedua 2025-2030 sebagai respons atas harapan masyarakat.
“Hari ini selain Festival Kreasi, kita melaksanakan launching program yang memang dulu pernah dilaksanakan oleh Pemerintah Lampung Barat di periode yang pertama, dan periode yang kedua ini dimunculkan kembali sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat, yaitu pembagian seragam gratis sebanyak tiga stel, ditambah dengan buku tulis,” ujar Parosil.
Menurutnya, program tersebut memiliki sejumlah tujuan penting. Selain membantu meringankan beban ekonomi orang tua, pemberian seragam gratis diharapkan mampu menekan angka putus sekolah serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak untuk memperoleh pendidikan.
Parosil menilai, persoalan seragam sekolah mungkin terlihat sederhana bagi keluarga yang mampu. Namun, bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, kebutuhan tersebut dapat menjadi beban tersendiri ketika memasuki tahun ajaran baru.
“Bagi orang yang mampu, seragam gratis ini mungkin merupakan program yang menurut mereka tidak terlalu penting. Tetapi bagi masyarakat kalangan menengah dan bawah, seragam gratis ini sangat berarti,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa merasa minder karena kondisi ekonomi keluarga.
“Tujuan Pak Bupati menggulirkan program ini, saya ingin meringankan kedua orang tuanya dan memberikan kesempatan yang sama serta kepercayaan diri kepada anak-anak untuk mengenyam pendidikan di Kabupaten Lampung Barat,” ujar Parosil.
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Lampung Barat melalui program “Semua Bisa Sekolah”.
Parosil berharap program seragam dan perlengkapan sekolah gratis dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung keberlanjutan program tersebut.
“Pak Bupati sangat mengharapkan dukungan dan kerja samanya agar program ‘Semua Bisa Sekolah’ dalam bentuk pembagian seragam gratis sebanyak tiga stel plus buku sebanyak 10 buah betul-betul tepat sasaran, tepat manfaat, tepat mutu, dan mendapatkan apresiasi serta dukungan daripada seluruh masyarakat,” pungkasnya. (ismail MB).












