Pangdam XXI/Radin Inten Tutup TMMD ke-128 di Tanggamus, Infrastruktur dan Pemberdayaan Warga Rampung 100 Persen

TANGGAMUS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus resmi ditutup, Kamis (21/5/2026). Penutupan dipimpin langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan dihadiri Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., bersama jajaran Forkopimda.

Kegiatan penutupan berlangsung di lokasi sasaran TMMD dan menjadi penanda selesainya seluruh program pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah dikerjakan selama 30 hari oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur TNI-Polri, pejabat Kodam XXI/Radin Inten, Polres Tanggamus, kepala OPD, tokoh agama, tokoh adat, camat, hingga masyarakat setempat. Hadir pula Ketua TP PKK Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd.I., serta Ketua Persit KCK Cabang XLVI Dim 0424/Tanggamus Ny. Tika Dwi Djunaidi Mulyono.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, program lintas sektoral itu berhasil menyelesaikan seluruh sasaran dengan capaian 100 persen.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata keterlibatan TNI dalam membantu percepatan pembangunan daerah melalui pembinaan teritorial.

“TMMD merupakan program rutin TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangdam

Ia berharap seluruh hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat agar memberikan manfaat jangka panjang.

“Ketika seluruh elemen desa bersatu dan bergotong royong, maka pembangunan akan berjalan cepat, merata, dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa TMMD menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

“Pada dasarnya masyarakat dan TNI itu satu. Program ini membuktikan bahwa TNI hadir bersama rakyat untuk membangun daerah,” kata Saleh Asnawi.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga dan memelihara seluruh hasil pembangunan yang telah dilakukan melalui program TMMD.

“Jangan hanya menerima manfaat, tetapi masyarakat juga harus ikut aktif bersama TNI menjaga hasil pembangunan ini,” tegasnya.

Dalam laporan yang disampaikan Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, seluruh sasaran fisik dan nonfisik TMMD ke-128 telah selesai dikerjakan.

Sasaran fisik meliputi normalisasi dan pembukaan badan jalan sepanjang 2.570 meter yang menghubungkan Pekon Kalimiring, Pekon Banjar Masin, Pekon Kandang Besi hingga Kecamatan Kota Agung Barat.

Selain itu, dibangun talud sepanjang 400 meter, pengerasan jalan menggunakan sabes sepanjang 1.700 meter, rabat beton sepanjang 150 meter, serta lima titik gorong-gorong buis beton.

Program unggulan TNI AD juga diwujudkan melalui pembangunan lima titik sumur bor, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni, pembangunan lima unit MCK, penanaman pohon, ketahanan pangan, hingga pembagian 100 paket sembako dan bantuan nutrisi pencegahan stunting.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, stunting, mitigasi bencana, pertanian, koperasi desa, pelayanan administrasi kependudukan, pengobatan gratis, pelayanan KB kesehatan, sunatan massal hingga bazar murah.

Rangkaian penutupan TMMD turut diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa sembako, alat kesehatan, alat kontak, kartu kependudukan, serta peninjauan langsung hasil pembangunan di lokasi TMMD Pekon Kalimiring, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus.(defi)

Bagikan Ini Menarik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *