Meningkat, DD 2023 di Tubaba Capai Rp.83 Miliar Lebih

TULANG BAWANG BARAT – Meningkat dari Tahun sebelumnya, transfer Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, pada Tahun 2023 ini mencapai Rp.83.199.246.000.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), Sofiyan Nur, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Aparatur Pemerintah Tiyuh, Ashari. Bahwa jumlah transfer DD tersebut mengalami peningkatan dari Tahun sebelumnya atau 2022 yang hanya sebesar Rp.82.600.289.000.

“Meningkatnya jumlah DD di Kabupaten Tubaba dikarenakan pagu anggaran Nasional yang juga meningkat dan berdasar perhitungan-perhitungan yang dilakukan oleh Pusat,” kata Ashari, saat dikonfirmasi Analis di ruang kerjanya, Senin (30/01/2023).

Dia menjelaskan, dari transfer DD tersebut diperuntukkan untuk hampir seluruh Tiyuh di Tubaba, karena untuk 7 Tiyuh yang baru Definitif Tahun lalu masih belum mendapatkan DD.

“Meski transfer DD Tahun 2023 kita mengalami peningkatan, tapi DD tersebut masih diperuntukkan untuk 93 Tiyuh saja di Kabupaten Tubaba. Sedangkan untuk 7 Tiyuh Definitif yang baru diresmikan Tahun lalu masih belum mendapat,” ujarnya.

Lanjut dia, 7 Tiyuh tersebut adalah, Tiyuh Karta Tanjung Selamat, Tiyuh Karta Raya, Tiyuh Kagungan Ratu Agung, dan Tiyuh Gading Kencana untuk Kecamatan Tulangbawang Udik. Kemudian, Tiyuh Sido Agung untuk Kecamatan Way Kenanga. Serta Tiyuh Marga Asri dan Mekar Asri Kecamatan Tulangbawang Tengah.

“Penyebab 7 Tiyuh ini belum dapat transfer DD Tahun 2023 karena pembagian DD ini tertuang di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sudah dibahas sejak Juli-Agustus di tingkat Pusat, sedangkan 7 Tiyuh Definitif itu baru diresmikan pada September-Oktober, sehingga sudah lewat masa pembahasan,” terangnya.

Kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan direktorat jenderal perimbangan keuangan daerah agar untuk 7 Tiyuh baru bisa segera mendapatkan DD di Tahun 2024 atau bahkan di APBN Perubahan pada bulan Mei 2023.

“Sementara untuk Operasional Tiyuh yang belum mendapatkan DD masih dibantu oleh Pemda. Dan adapun untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dari Anggaran Daerah, Tahun ini dianggarkan sebesar Rp.48.812.426.553 yang diperuntukkan untuk seluruh Gaji Aparatur serta Operasional lainnya di semua Tiyuh,” jelasnya.

Kata dia, adapun untuk pengelolaan Dana Desa Tahun 2023 Pemerintah Pusat menetapkan sebesar 20 persen harus diperuntukkan untuk program ketahanan pangan, dan 10 – 25 persen Bantuan Langsung Tunai (BLT). Sisanya, menyesuaikan kebutuhan Tiyuh (Desa) dan mendukung program-program Nasional atau Daerah seperti mitigasi penanganan bencana dan lain-lain.

“Aturan pengelolaan DD 2023 ini Berdasar PMK Nomor 201/PMK.07/2022. Dan untuk pencairan DD tetap dilakukan bertahap, yaitu 40 persen tahap 1, 40 persen tahap 2, dan 20 persen tahap 3. Namun, untuk Tiyuh Mandiri pencairan hanya 2 tahap saja masing-masing 60 dan 40 persen seperti Tiyuh Pulung Kencana. Dan ditargetkan pencairan DD tahap 1 Tahun 2023 mulai dicairkan pada akhir Februari mendatang,” pungkasnya. (Ian/Ico)

Bagikan Ini Menarik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *