Pj. Bupati Tubaba Tekankan Penguatan Ekonomi dan Kualitas SDM Prioritas di Musrenbang Kecamatan

TULANG BAWANG BARAT – Penguatan ekonomi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi program skala prioritas yang mesti dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tahun 2023.

Demikian itu disampaikan Pj.Bupati Tubaba, Zaidirina, dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Tumijajar di Aula Tiyuh (Desa) Daya Asri, Kamis (26/01/2023).

Dikatakan Pj.Bupati saat diwawancara media. Bahwa dalam Musrenbang 2023 untuk program Tahun 2024, yang menjadi fokus adalah bagaimana Pemerintah Kecamatan dapat mensinergikan anggaran-anggaran yang ada di Pusat, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, dan Dana Desa (DD) dalam meningkatkan ekonomi dan SDM diwilayahnya.

“Penguatan ekonomi untuk mengurangi angka kemiskinan penting dilakukan, salah satunya dengan cara menjalankan atau menggencarkan program unggulan kita yaitu program Nenemo Mandiri Pangan, dengan memanfaatkan pekarangan pada 3K (Kandang, Kolam, Kebun) dan kalau ada potensi wisata juga bisa dimanfaatkan,” kata Pj.Bupati.

Untuk diketahui, dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang paling penting juga adalah penurunan angka stunting. Untuk di Tubaba, tahun sebelumnya angka stunting mencapai 22,1 persen, dan sekarang sudah turun menjadi 16,4 persen.

“Kita berharap tahun 2023 ini bisa dibawah 10 persen. Kemudian, terkait kemiskinan biasa maupun kemiskinan ekstrim itu harus diselesaikan, dan indikator kita di tahun 2022 sudah menunjukkan perbaikan, IPM kita naik, kemiskinan kita turun. Ini semua menjadi modal kita untuk tahun 2023 lebih giat lagi dan perencanaan di tahun 2024 dapat lebih fokus dan terarah. Jadi pertumbuhan ekonomi, inflasi, stunting, penggunaan produk dalam negeri, itu semua harus menjadi perhatian kita,” tuturnya.

Dirinya juga menjelaskan, Pemerintah Kecamatan beserta Dinas-dinas terkait harus dapat berkolaborasi kedepannya dengan lebih baik lagi serta mampu menciptakan berbagai program inovasi meski anggaran terbatas.

“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk kita untuk terus berinovasi dan bekerjasama untuk kesejahteraan masyarakat, kita harus mencari solusi apa yang tepat untuk dapat meningkatkan perekonomian dan kualitas SDM sebagai investasi jangka panjang,” pungkasnya. (Ian/Ico)

Bagikan Ini Menarik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *