TANGGAMUS – Guna wujudkan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kotaagung, perlu adanya sinergi dan kolaborasi antar-bidang internal seperti yang dilakukan oleh Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) dengan Seksi Pembinaan Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik & Giatja), dalam memastikan supaya para WBP tetap sehat selama menjalani pembinaan, Sabtu (14/01/2022).
Kepala KPLP Lapas IIB Kotaagung Gusvendra Priambogo bersama jajaran staf dan petugas pengamanan, menemui langsung para WBP Lapas Kotaagung di kamar huniannya, berdasarkan dengan salah satu program unggulan salam pemasyarakatan (Salam PAS), yang memang biasa dilakukan rutin setiap harinya.
Dalam program ini tak hanya melakukan penggeledahan badan dan barang-barang dalam kamar para napi, namun juga dilakukan komunikasi dengan setiap WBP, salah satunya ialah mengenai kondisi kesehatan semua WBP tanpa terkecuali, untuk memastikan mereka benar-benar menerima pelayanan kesehatan demi memastikan WBP terjaga kesehatannya.
Menurut KPLP Lapas Kotaagung Gusvendra mengatakan, bahwa apabila ditemukan adanya WBP yang pucat dan lemas atau sedang mengeluh sakit, pihaknya langsung menginstruksikan jajaran, agar segera berkoordinasi kepada bagian keperawatan narapidana, untuk melakukan pemeriksaan maupun mengecek kesehatan pada WBP tersebut Aula Poliklinik di Lapas Kotaagung, dengan tetap melakukan pengawalan oleh petugas keamanan terhadap para WBP sesuai prosedur yang berlaku.
“Sebelum dibawa ke poliklinik, warga binaan yang sakit dikumpulkan dan diarahkan oleh petugas sekaligus mengawal prosesnya, agar terlebih dahulu melapor kepada petugas jaga blok, kemudian nantinya bisa diteruskan ke komandan jaga. Hal ini merupakan prosedur pengamanan yang harus dilalui guna menjaga situasi keamanan serta ketertiban di dalam Lapas Kotaagung”, jelas Gusvendra.
Selanjutnya masih kata KPLP, setelah para WBP tersebut tiba di Poliklinik Lapas Kotaagung, para WBP harus tetap mematuhi prosedur yang ada, dengan tetap duduk berbaris secara tertib, guna menunggu secara bergilir agar bisa dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh dokter Lapas maupun mantri dari luar Lapas Kotaagung.
“Bahkan dalam proses selama pemeriksaan serta pemberian obat oleh petugas kesehatan kepada WBP, akan selalu tetap diawasi langsung oleh ahlinya seperti Kasubsi dan jajarannya yakni bidang keperawatan narapidana,”tandasnya.
“Hal tersebut sesuai dengan instruksi dari Kalapas Kotaagung Beni Nurrahman, bahwa sinergi antara KPLP dan Binadik & Giatja ini harus selalu menjaga kekompakan dan sinergitas, serta dilaksanakan dengan baik sehingga para WBP menerima pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas, tentunya ini yang akan terus dijaga supaya selalu terwujud,”pungkas Kasi Binadik dan Giatja Aryo Pratama. (Rud)












