ANALIS.CO, TANGGAMUS – Kondisi Rest Area Pugung Tanggamus terlihat tidak terawat, dimana rumput tinggi dan batang kayu dibiarkan begitu saja, pemandangan yang terkesan kumuh. Sejak pertama kali dibangun dan menghabiskan dana milyaran rupiah hingga saat ini belum dapat berfungsi dengan baik, Minggu (16/10/2022).
Permasalahan semacam ini tentunya, dapat merusak citra Kabupaten yang berjuluk ‘Bumi Begawi Jejama’ di pandangan masyarakat luar daerah yang melintas maupun masyarakat Tanggamus sendiri, sebab rest area yang berlokasi jalan lintas barat (Jalinbar) Pugung dimana berbatasan langsung dengan Kabupaten Pringsewu tersebut, merupakan salah satu wajah yang menyapa pengendara yang hendak ke kabupaten Tanggamus maupun sebaliknya.
Hal inilah yang dikatakan oleh Anggota DPRD Tanggamus Mujibul Umam, ketika menyaksikan langsung kondisi di Rest Area Pugung.
Ia menyayangkan pembangunan yang menghabiskan anggaran milyaran tersebut harus terbengkalai dan tak terurus, dengan itu ia meminta kepada Pemerintah Daerah maupun dinas terkait supaya Rest Area Pugung dapat segera di fungsikan.
“Terhadap pihak yang bertanggung jawab terhadap Rest Area Pugung supaya pemeliharaannya selalu dijaga, agar terlihat rapih dan bersih, jika seperti ini dari muka luarnya saja nampak kotor, bagaimana bagian lainnya, inikan wajah kabupaten Tanggamus seharusnya malu merasa malu,”Tegas Anggota legislatif dari fraksi PKB tersebut.
Lanjut Mujib, Rest Area Pugung selama ini hanya beberapa kali dijadikan tempat kegiatan pencegahan penyakit menular atau Giat PKM Sapi kemarin, dan pernah dijadikan posko BPBD pada saat merebaknya virus Covid-19.
“Dan fungsi utamanya sebagai rest area belum sepenuhnya dilakukan, seperti ini bagaimana pengendara mau berhenti, melihatnya saja enggan sebab kotor tidak bersih jadi membuat masyarakat tidak nyaman. Selain itu juga para warga yang ingin berjualan masih ragu-ragu dan khawatir dikasih atau tidak, karena memang belum ada upaya dari pemkab buat beresin semua ini,” ungkapnya.
Selain itu juga, selama ini Pemda hanya sekedar membangun fisik semata, bukan untuk melihat azas manfaat dari pembangunan, hal ini tentunya di anggap percuma yang hanya sekedar pemborosan.
“Iya pemda hanya bangun fisik saja, bukan melihat kemaslahatan yang dibangun, dan untuk para UMKM harusnya digerakan, supaya ada manfaat dari adanya Rest Area Pugung ini, jangan malah tutup mata,”tutup Mujib. (Rudi/*)












