Way Kanan – Bupati Way Kanan yang juga Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., hadiri kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bagi Kecamatan Negara Batin, Kecamatan Negeri Besar, dan Kecamatan Pakuan Ratu.
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Kampung Purwa Agung, Kecamatan Negara Batin, Senin (11/05/2026) dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Kampung/Kelurahan se-Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 untuk wilayah Kecamatan Pakuan Ratu, Kecamatan Negara Batin, dan Kecamatan Negeri Besar, sebagai langkah memperkuat peran strategis Bunda PAUD dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di daerah.
Bunda PAUD Kabupaten Way Kanan Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan anak usia dini melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan peran seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, berbagai program strategis yang menjadi fokus bersama antara lain implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dengan satu tahun pendidikan prasekolah, sosialisasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI), pencegahan dan penanganan stunting, transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, hingga penguatan kebijakan sekolah ramah anak.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan pengukuhan semata, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Bupati Ayu Asalasiyah.
Bunda Ayu menilai keberadaan Bunda PAUD memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun generasi emas yang unggul dan berkualitas. Dengan sinergitas yang kuat antara Bunda PAUD di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kampung dan kelurahan, diharapkan seluruh anak usia dini di Way Kanan dapat memperoleh akses pendidikan yang layak sejak dini.
Ia mengajak seluruh Bunda PAUD untuk aktif mengambil peran di tengah masyarakat, termasuk mendorong partisipasi orang tua agar menyekolahkan anak-anak mereka di PAUD minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“PAUD bukan sekadar tempat belajar, tetapi fondasi awal pembentukan karakter, tumbuh kembang, dan kesiapan anak memasuki pendidikan dasar. Karena itu, peran Bunda PAUD sangat penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” ungkapnya.
Selain penguatan kelembagaan, Bunda Ayu juga mendorong percepatan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kampung/kelurahan sesuai Panduan Peran Bunda PAUD Tahun 2025. Keberadaan Pokja tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi, pembinaan, pengawasan, serta pelaksanaan berbagai program pendukung layanan PAUD bermutu.
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Ayu turut memperkenalkan Portal Pusat Informasi dan Jejaring (PIJAR) Bunda PAUD sebagai wadah digital berbagi informasi, inspirasi, dan praktik baik antar Bunda PAUD di seluruh Indonesia. Melalui platform tersebut, berbagai inovasi dan kegiatan PAUD di daerah dapat terdokumentasi sekaligus menjadi media penguatan jejaring dan kolaborasi.
Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan berharap penguatan peran Bunda PAUD mampu mendukung tercapainya sejumlah target pembangunan sumber daya manusia, di antaranya peningkatan partisipasi PAUD, keberhasilan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, penurunan angka stunting, serta pemenuhan hak-hak anak melalui program sekolah ramah anak.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur kampung, tenaga pendidik, organisasi profesi, dan masyarakat, layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Way Kanan diharapkan semakin berkualitas dan mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. (*riz)












