Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP Tanggamus Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Kerjanya Saat Hari Libur

TANGGAMUS – Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Kepala Bidang Perizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus, Miftahul Ulum, ditemukan meninggal dunia pada Minggu (15/2/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di ruang kerjanya sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri penjaga Kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus yang lokasinya berdampingan dengan kantor DPMPTSP.

Saksi melihat almarhum dalam posisi terlentang di sofa ruang kerjanya dari balik jendela. Saat dipanggil beberapa kali tidak ada respons, sejumlah orang kemudian memastikan kondisi almarhum dan diketahui telah meninggal dunia.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal guna memastikan tidak adanya tanda-tanda kekerasan maupun hal mencurigakan di ruang kerja tersebut. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Batin Mangunang. Pihak keluarga memutuskan menolak autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tanggamus, Erlan Deni Saputra, menegaskan bahwa tidak ada pelayanan perizinan di luar jam kerja.

“Untuk urusan perizinan, jangankan hari libur, pada hari kerja pun jika sudah melewati pukul 16.00 WIB tidak diperbolehkan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa kehilangan atas sosok almarhum yang dikenalnya disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Semua tugas dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Saya sangat mengandalkan almarhum. Kami kehilangan sosok pekerja keras,” kata Erlan.

Sementara itu, seorang rekan almarhum yang juga berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) menuturkan bahwa almarhum tidak sedang dalam kondisi sakit saat berada di kantor. Menurutnya, pada hari tersebut almarhum datang ke kantor untuk beristirahat.

“Beliau sebenarnya tidak sakit di kantor. Istirahat saja di ruang kerja karena di rumah ada tetangga yang sedang hajatan, mungkin suasananya cukup berisik,” ungkap rekan almarhum.

Diketahui, almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung. Namun kepergiannya secara mendadak tetap mengejutkan keluarga, rekan kerja, dan masyarakat sekitar.

Istri almarhum, Dewi Tri Rahayu, mengatakan bahwa pada pagi hari sebelum kejadian, suaminya sempat pamit berangkat ke kantor. “Saya tidak tanya untuk apa karena hari libur,” ujarnya singkat.

Almarhum berdomisili di RT 3 RW 2 Pekon Talang Rejo, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus. Jenazah dishalatkan di Musala Al Amin RW 002 Pekon Talang Rejo sebelum dimakamkan di TPU Pekon Tanjung Anom.

Sejumlah kerabat, rekan kerja, dan warga tampak mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir. Almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang putra.(defi)

Bagikan Ini Menarik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *