TULANG BAWANG – Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Menggala Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H/2023 M, acara tersebut diadakan di halaman SMP 2 Menggala, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Senin (20/02/2023).
Acara tersebut digelar oleh Kepala Sekolah SMP 2 Menggala, Guru pengajar, staf guru, dan Siswa-Siswi SMP N 2 Menggala. Mengusung sebuah tema yang bertajuk Dengan Memperingati Isra Mi’raj 1444 H Mari Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa untuk menjadi generasi milenial yang lebih baik.
Kepala Sekolah, Eli Yanti, S.Pd menuturkan dengan memperingati hari isra Mi’raj sebagai momentum dalam kehidupan untuk tetap tawadhu dan bertakwa.
“Selamat memperingati Isra Mi’raj Rasullullah SAW, semoga kita semakin baik beribadah, banyak berbuat baik dan mengikuti jejak dan meneladani akhlak beliau,” Ujar Ibu kepala Sekolah Eli Yanti.
Selain itu, Ibu Kepsek Eli Yanti meningatkan kisah Rasullullah menuju langit ketujuh dan semakin meyakini pentingnya salat lima waktu.
“Semoga mengadakan peringatan Isra Mi’raj bertujuan dapat mengenal agamanya lebih baik melalui sejarah,” tutup Ibu Eli Yanti.
Sementara ditempat yang sama, Ustad Riko Virnando menyampaikan siraman rohani tentang Israj Mi’raj.
“Peristiwa spektakuler, kurang lebih 1440 tahun yang lalu yaitu peristiwa Isra Mi’raj, peristiwa dimana bicara tentang seorang manusia ke Masjidil haram menuju ke Masjidil Aqsa lalu ke Sidratul Muntaha,” Kata Riko Virnando.
Riko Virnando mengatakan peristiwa Isra Mi’raj merupakan suatu perjalanan spiritual yang diberikan oleh Allah SWT sebagai hiburan bagi Nabi Muhammad SAW.
Pada kala itu, Nabi Muhammad SAW tengah bersedih lantaran kehilangan istrinya Khadijah dan pamannya, Abi Thalib.untuk menghilangkan rasa sedihnya, Nabi Muhammad SAW diberi hadiah perjalanan Isra Mi’raj oleh Allah SWT.
“Kenapa Allah SWT mengajak Rasullullah Isra Mi’raj, tapi memiliki makna, pertama karena Allah SWT ingin menghibur baginda Rasullullah, kedua, karena Allah ingin memberikan hadiah kepada umat baginda SAW,” kata ustad Riko.
Ustad Riko Virnando menyampaikan QS. Al-Isra’ 17: Ayat 1.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
سُبْحٰنَ الَّذِيْۤ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَا مِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَ قْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَا ۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
sub-haanallaziii asroo bi’abdihii lailam minal-masjidil-haroomi ilal-masjidil-aqshollazii baaroknaa haulahuu linuriyahuu min aayaatinaa, innahuu huwas-samii’ul-bashiir
“Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”
(QS. Al-Isra’ 17: Ayat 1)
Lanjut kata Riko, Rasullullah diberikan kendaraan oleh Allah SWT.
“Wahai malaikat Jibril kasih kendaraan untuk Rasullullah, supaya dia nyaman, kendaraan itu buraq, buraq itu bentuknya seperti kuda memiliki sayap dan kecepatannya seperti kilat, buraq ini kekuasaan Allah SWT, ” ucap Riko.
Riko memaparkan beberapa peristiwa lain yang dialami Nabi Muhammad SAW adalah
Nabi kemudian melintasi sekelompok yang bercocok tanam, lantas langsung memanen hasilnya. Ini adalah gambaran umat yang berjihad fi sabilillah, dan masih banyak lagi peristiwa yang dialami oleh Rasullullah.
“Semoga kita dapat memahami hikmahnya untuk meningkatkan iman dan takwa serta memotivasi diri menjadi pribadi yang lebih baik pada peringatan Isra Mi’raj 1444 H ini,” imbuhnya. (Erdi)












