Achmad Johani Apresiasi Kadis PUPR Lamsel Nahkodai IMI : Dapat Tingkatkan Kapasitas & Prestasi Olahraga Otomotif

KALIANDA – Anggota Komisi III DPRD Lampung Selatan, Achmad Johani mengapresiasi aktifitas Kepala Dinas PUPR, Ir Agnatius Syahrizal ST MT di Ikatan Motor Indonesia (IMI). Sebagai penggiat otomotif, Johani mengaku antusias atas keterlibatan Tius dengan menahkodai IMI Lampung Selatan. Johani berharap, IMI kedepannya dapat menorehkan prestasi yang membawa harum nama daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat serta PAD melalui gelaran even otomotif.

“Mantap. Saya apresiasi Bang Tius mau menahkodai IMI Lampung Selatan. Harapannya adalah menjadikan IMI sebagai penggerak positif bagi prestasi olahraga otomotif serta sebagai lokomotif campaign safety riding untuk mengurangi resiko kecelakaan lalulintas,” kata Achmad Johani kepada wartawan, Rabu 13 Mei 2026.

Menurut pengalaman pribadinya, anggota dewan dari Fraksi Demokrat ini mengungkapkan bagaimana keterlibatannya di lembaga ataupun organisasi komunitas, memberikannya ruang lebih untuk berinteraksi dengan masyarakat. Dampak positif lainnya, terus dia, aktif di organisasi dapat meningkatkan kapasitasnya, baik dari peforma citra pribadinya maupun secara institusi.

“Selain dapat meningkatkan kapasitas, aktif di organisasi memberikan citra positif dengan membangun kedekatan dengan masyarakat. Kalau di IMI, bang Tius kan bisa berinteraksi dengan pelaku industri, komunitas otomotif, dan pengguna jalan. Nilai lebihnya, mempermudah komunikasi, apalagi terkait kebijakan pemerintah daerah,” imbuhnya.

Saat disinggung apakah aktif di suatu organisasi ataupun sebuah komunitas bakal menganggu tupoksinya sebagai Kepala PUPR? Achmad Johani tidak sependapat atas pandangan tersebut yang menurutnya tak berdasar. Justru dengan aktif menjadi pengurus atau anggota dalam organisasi memberikan berbagai manfaat strategis bagi seorang pejabat atau profesional, baik dari sisi pengembangan diri, perluasan jaringan, maupun dampak sosial.

“Aktif di organisasi memungkinkan kita untuk menyeimbangkan antara tanggung jawab profesional dan hobi, sembari memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan industri dalam komunitas. Dengan aktif di organisasi juga, dapat melatih pengembangan kompetensi pribadi maupun efektivitas kinerja dalam jabatan publik,” tukas dewan dengan raihan 5.078 suara itu.(*)

Bagikan Ini Menarik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *