TULANG BAWANG BARAT – Sebanyak ratusan ribu Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Anggaran 2023 di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mulai dicetak.
Dikatakan Plt.Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tubaba, Ainuddin Salam, bahwa pencetakan SPPT PBB-P2 Tahun 2023 diprogramkan untuk cetak lebih cepat sejak awal Tahun untuk mengejar target.
“SPTT itu akan kita bagikan secepatnya sekitar bulan Februari-Maret 2023, yang jelas sebelum memasuki bulan puasa sudah tersalurkan kepada masyarakat,” kata Ainuddin Salam, saat dikonfirmasi Analis, Jumat (27/01/2023).
Menurutnya, adapun SPPT yang dicetak pada tahun 2023 ini adalah sekitar 120 ribu lembar lebih, sedikit lebih banyak dari tahun sebelumnya. Nantinya, penyaluran SPPT akan dibagikan kepada para Camat untuk kemudian diteruskan ke setiap Tiyuh dan Kelurahan wilayah setempat.
“Total ada 9 Kecamatan, 100 Tiyuh, dan 3 Kelurahan di Kabupaten Tubaba. Jumlah SPPT setiap Kecamatan hingga Tiyuh dan Kelurahan tentunya berbeda-beda, karena disesuaikan dengan jumlah wajib pajak di wilayah masing-masing,” terangnya.
Lanjut dia, untuk diketahui, sesuai perintah pimpinan, pembayaran PBB-P2 di Tahun ini tidak ada lagi diskon 42 persen dari Pemkab seperti Tahun-tahun sebelumnya, sehingga pembayaran Pajak minimal Tahun ini adalah Rp.30 ribu bukan lagi Rp.19 ribu.
“Jumlah pembayaran Pajak minimal itu tentunya sudah kita lakukan pembahasan dan dirasa tidak memberatkan, karena di daerah lain justru sudah lebih tinggi dari itu,” tuturnya.
Kata dia, adapun total target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB-P2 Tahun ini, Pemkab Tubaba menargetkan dapat mencapai Rp.11 Miliar lebih. Yang mana target itu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp.8,5 Miliar.
“Untuk pembayaran PBB-P2 ditekankan paling lambat dilakukan pada akhir bulan Oktober, yang mana pembayaran Pajak saat ini juga sudah diberikan banyak kemudahan karena bisa melalui secara digital atau online seperti M.Banking, Tokopedia, Indomaret, dan lain-lain agen terdekat. Kita berharap realisasi pencapaian PAD dari sektor PBB-P2 Tahun 2023 ini dapat tercapai untuk kemajuan pembangunan daerah,” pungkasnya. (Ian/Ico)












