Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial Nasdem Lambar Donor Darah di RSAU Liwa

LAMPUNG BARAT – Jangan perhitungkan darah yang akan kau donorkan. Inilah saatnya berbuat untuk menolong sesama demi kemanusiaan,” ujar Ketua DPD Partai NasDem Lampung Barat Bambang Kusmanto sesaat sebelum darahnya diambil oleh tim medis RSUD Alimuddin Umar Liwa dalam kegiatan bhakti sosial donor darah, Senin (20/10/2025).

Proses pengambilan darah berlangsung normal sekitar sepuluh menit. Usai Ketua DPD, kegiatan dilanjutkan oleh Sekretaris DPD Indra Maizar, beberapa pengurus lainnya, serta masyarakat dan simpatisan Partai NasDem yang turut merespons imbauan untuk ikut mendonorkan darah dalam rangka HUT ke-14 Partai NasDem.

Wakil Ketua Bappilu DPD Partai NasDem Lampung Barat Duta Suhanda menjelaskan bahwa aksi sosial donor darah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus upaya menjawab tingginya kebutuhan darah di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu memenuhi stok darah di rumah sakit serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkap Duta.

Apresiasi juga datang dari Darmansyah, Kepala Bagian TU RSUD Alimuddin Umar Liwa.

“Terima kasih kepada Partai NasDem Lampung Barat. Semoga darah yang didonorkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Darmansyah yang hadir bersama Prasetya Hadinata, S.Kep (Kasubbid Etika Mutu dan Pelayanan Keperawatan), Ns. Dwi Meliastuti, S.Kep., M.P.H (Kasubbid Bimbingan Asuhan Keperawatan), dan Tanti Herlina, A.Md.AK (Kepala Instalasi UTDRS).

Sebelum kegiatan donor darah dimulai, Ketua DPD Partai NasDem Bambang Kusmanto bersama jajaran pengurus juga melaksanakan aksi sosial membesuk pasien yang sedang dirawat inap di RSUD Alimuddin Umar Liwa. Dalam kesempatan itu, Bambang didampingi Handra Gustini, S.Kep, Kepala Ruangan Penyakit Dalam, meninjau sejumlah pasien dan berkomunikasi langsung dengan mereka serta keluarganya.

“Tujuan aksi sosial membesuk pasien dan keluarganya yang sedang dirawat ini adalah untuk memberikan dukungan moral dan semangat agar mereka lebih kuat menjalani proses penyembuhan, sekaligus meringankan beban psikologis dan emosional pasien maupun keluarga agar tidak merasa sendirian,” jelas Bambang Kusmanto.

“Memberi motivasi dan doa agar pasien segera diberi kesembuhan, keluarga diberi ketabahan. Ini adalah bentuk kepedulian sosial dan rasa empati kita terhadap sesama yang sedang diuji oleh sakit,” pungkasnya.(ML).

Bagikan Ini Menarik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *