TULANGBAWANG BARAT-Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak sapi.
Vaksinasi dilakukan sebagai upaya Pemkab dalam mencegah merebaknya PMK yang menyerang hewan ternak berupa sapi, yang berdampak kepada populasi dan pendapatan peternak.
Kepala Disnakkeswan Tubaba melalui Kabid Keswan, drh. Irwan mengatakan, pada tahun ini, pihaknya menerima sebanyak 26 ribu dosis vaksin PMK dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Peternakan Provinsi Lampung.
” Kemungkinan PMK bisa mewabah kembali di Tubaba pada tahun ini. Karenanya, kita melakukan upaya pencegahan agar wabah PMK tidak terjadi lagi. Sebab, hal tersebut mengakibatkan peternak merugi,” kata drh. Irwan saat dikonfirmasi wartawan diruangnya, Senin (22/1/2024).
Lanjut Irwan, vaksinasi PMK ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga bulan. Sebelum, waktu hari raya Idhul Fitri tahun 2024 tiba.
“Jadi, sampai 31 Maret mendatang, vaksinasi harus sudah selesai terdistribusi dan tervaksin dan terlaporkan ke sistem informasi Sistem Kesehatan Hewan Nasional (iSIKNAS),” kata dia.
Irwan menuturkan, sampai saat ini pihaknya sudah melakukan vaksinasi PMK mencapai 50 persen. Dimana, berdasarkan data yang ia terima dari petugas dilapangan, sebanyak 14 ribu sapi sudah tervaksin.
” Hari ini sudah 13.300 dosis yang sudah divaksinkan di lima wilayah puskeswan,” pungkasnya. (Jim)












