ANALIS.CO, TULANGBAWANG BARAT – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), salurkan program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM) skala Individual dan Komunal untuk 8 Tiyuh (Desa) pada tahun 2022 ini.
Hal itu disampaikan Kepala DPUPR Tubaba, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Restu, didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Nurul Azmi, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (08/11/2022).
“Adapun masing-masing Tiyuh yang menerima program SLBM yakni, Tiyuh Marga Kencana (Kecamatan Tulangbawang Udik), Kagungan Ratu (Kecamatan Tulangbawang Udik), Makarti (Kecamatan Tumijajar), Sumber Rejo (Kecamatan Tumijajar), Tirta Kencana (Kecamatan Tulangbawang Tengah), Penumangan Baru (Kecamatan Tulangbawang Tengah), Gunung Sari (Kecamatan Lambu Kibang), dan Tiyuh Totokaton (Kecamatan Batu Putih).” Jelasnya.
Lanjut dia, dari 8 Tiyuh yang menerima SLBM tersebut, terbagi menjadi 4 Individual dan 4 Komunal. Tiyuh Marga Kencana, Kagungan Ratu, Sumberejo, dan Penumangan Baru, masuk dalam jenis Individual, sedangkan lainnya Komunal.
“Untuk program SLBM Individual, anggarannya senilai Rp.371 juta per Tiyuh dengan pembangunan Septic Tank sebanyak 53 unit untuk 53 Saluran Rumah (SR). Dan untuk SLBM Komunal, dianggarkan Rp.600 juta untuk pembangunan 10 unit Septic Tank, dengan masing-masing 1 unit Septic Tank diperuntukkan untuk 5-10 SR.” Ujarnya.
Lanjut dia, untuk program SLBM ini dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, dimulai tahapannya sejak April dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang.
Lebih jauh dijelaskannya, pelaksanaan kegiatan SLBM dilakukan secara swakelola yang dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang ditunjuk oleh masing-masing Kepala Tiyuh, dan diawasi oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).
“Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan stimulan kepada masyarakat dalam pembuatan tempat pembuangan air yang layak, dan menghindari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS), untuk mewujudkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, “pungkasnya. (Ian/*)












